Perjalanan Jelajah Indonesia (PJI), adalah perusahaan swasta yang didirikan di bidang usaha wisata alam. Perusahaan ini tidak berorientasi pada profit semata tetapi mendedikasikan diri juga dalam upaya pemberdayaan masyarakat. Perusahaan ini didirikan sejak tahun 2021 dan mengalami perubahan akta kepemilikan tahun 2023. Diawali Kerjasama dengan Perum Perhutani, PT. PJI bersama masyarakat sekitar kawasan hutan mengembangkan destinasi wisata “Hutan Hujan” di Kawasan Babakan Madang Bogor. Selanjutnya sejak tahun 2023 mulai menjajagi kerjasama usaha dengan Pemegang Persetujuan Perhutanan Sosial sebagai mitra usaha wisata alam. Tahun 2024, PT. PJI telah melakukan kerjasama dengan KTH Nangklak Jaya di Garut dan KTH Jati Agung di Bali. Tahun 2025, pada kedua lokasi tersebut, PT. PJI telah menyusun Masterplan Pengembangan Wisata Alam.
Dalam Kerjasama ini masih dibutuhkan upaya peningkatan kapasitas kelompok Masyarakat, baik di Garut maupun di Bali. Upaya peningkatan kapasitas dilakukan dengan melakukan pendampingan, FGD dan studi banding.
Karena kondisi tutupan hutan yang masih rendah (kurang 10%) pada kedua Lokasi tersebut dan akibat penanaman sayur yang massif khususnya di Garut menyebabkan banyaknya lalat yang cukup mengganggu kegiatan wisata. Dalam menghadapi permasalahan ini, PT.PJI akan berupaya melakukan pemulihan kondisi hutan dengan penanaman pohon, dan mengalihkan komoditi sayur menjadi kopi dan mengalihkan cara penanaman sayur dari cara konvensional di Kawasan Hutan Lindung menjadi penanaman dengan menggunakan teknologi Green House. Dengan Upaya ini diharapkan gangguan lalat untuk wisata dapat diantisipasi dan pengembangan usaha wisata dapat diwujudkan.
PT. PJI selama ini menggunakan dana perusahaan untuk kegiatan sosial dan lingkungan, sehingga belum memiliki pengalaman dalam penyaluran dana donor
Namun demikian PT. PJI memiliki kemampuan professional dalam pengelolaan keuangan dan memiliki tenaga akuntasi sendiri. Terlampir, dokumen kegiatan PT. PJI dalam melaksanakan kegiatan Kerjasama dan kegiatan sosial dan lingkungan yang telah dikerjakan selama 5 tahun terakhir sejak berdiri tahun 2021.
17 Desember 2025
Direktur Utama
Perjalanan Jelajah Indonesia,
Ir. Lies Y. Bahoenta, MSc.